Batam,nusantarainvestigasi.com – Laskar Melayu Nusantara [LAKSMANA] menyampaikan ucapan selamat kepada *Moh Agung Teibang* atas terpilihnya sebagai *Ketua Pemuda Kebangkitan Nusa Tenggara Timur [PK NTT] Kota Batam periode 2026-2031*.
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh *Ketua Umum LAKSMANA DT. NORCHULIS.SE bersama seluruh jajaran pengurus.
*“Kami keluarga besar LAKSMANA mengucapkan selamat kepada Moh Agung Teibang sebagai ketua terpilih PK NTT periode 2026-2031. Semoga dengan terpilihnya beliau menjadi pemersatu seluruh organisasi yang ada di Kota Batam,”* ujar Ketua Umum LAKSMANA,Minggu [13/9/26].
*AJAK JADIKAN BATAM CONTOH KERUKUNAN*
Dalam pernyataannya,Ketum LAKSMANA DT. NORCHULIS.SE menekankan pentingnya menjaga nilai *adab dalam berorganisasi* di tengah keberagaman suku di Batam.
*“Melayu adalah bangsa yang besar. Maka dari itu mari kita jadikan Batam contoh bagi daerah lain dalam berorganisasi, selalu menjunjung ADAB dalam berorganisasi,”* tegasnya.
Ia juga menyoroti keberagaman di Kepulauan Riau, khususnya Batam, yang terdiri dari banyak suku. Menurutnya perbedaan itu tidak boleh menjadi penghalang persatuan.
*“Semoga menjadi contoh walaupun Kepulauan Riau khususnya Batam terdiri banyak sukuisme tetapi tetap menjunjung tinggi Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,”* ujarnya.

*TOLAK PERBEDAAN JADI PERMUSUHAN*
LAKSMANA mengingatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kepemudaan, untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber konflik.
*“Jangan jadikan perbedaan suku dan bahasa menjadi permusuhan sesama kita bangsa Melayu Indonesia tercinta,”* katanya.
Di akhir penyampaian, Ketum LAKSMANA DT. NORCHULIS.SE mengajak seluruh organisasi di Batam untuk bergandeng tangan membangun daerah.
*“Sukses selalu atas terpilihnya Ketua PK NTT yang baru. Mari kita bersama bergandeng tangan menjadikan Kepri khususnya Kota Batam kota yang CINTA DAMAI, MENJUNJUNG PERSATUAN DAN BERADAB,”* tutupnya.
Terpilihnya Moh Agung Teibang diharapkan mampu membawa PK NTT Batam menjadi organisasi yang inklusif, aktif dalam kegiatan sosial, dan menjadi jembatan kerukunan antar suku di Kota Batam.













