Dedek Wahyudi Ketua Yayasan Sosial Solidaritas Batam  Memberikan Apresiasi KSOP Bintang 99 Batu Ampar

Sinergi cepat terjadi di lapangan. Mulai dari koordinasi oleh KSOP Bintang 99, pemeriksaan kesehatan oleh Team Karantina Pelabuhan, hingga penjemputan dan pengantaran pasien dari rumah menuju pelabuhan yang difasilitasi oleh Ambulance Gratis AG Kota Batam.

Batam,nusantarainvestigasi.com –  Team Relawan Yayasan Sosial Solidaritas Batam kembali menunjukkan aksi nyata kemanusiaan di Kota Batam.

Seorang warga Kabil, Kota Batam, penderita tumor tulang kaki yang harus menjalani tindakan operasi rujukan ke Jakarta, berhasil didampingi hingga proses keberangkatan.

Pasien tersebut diberangkatkan menggunakan *Kapal PELNI pada Kamis, 08 Oktober 2026*, dari Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar.

Keberangkatan pasien didampingi langsung oleh team relawan Yayasan Sosial Solidaritas Batam Hervina .

Ketua Yayasan Sosial Solidaritas Batam, *Dedek Wahyudi, C.PS.,C.JI.,C.LW.I.*, memberikan apresiasi tinggi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran proses rujukan pasien.

> “Atas nama Yayasan Sosial Solidaritas Batam, saya Dedek Wahyudi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada KSOP Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, seluruh Team Pelabuhan Bintang 99, Team Karantina Pelabuhan, serta Ambulance Gratis AG Kota Batam dan semua pihak yang telah banyak membantu pasien,” ujar Dedek Wahyudi.

*Kolaborasi Kemanusiaan di Pelabuhan Bintang 99*

Dedek Wahyudi menjelaskan, pasien tumor tulang kaki ini merupakan warga kurang mampu yang membutuhkan penanganan operasi lanjutan di Jakarta. Yayasan hadir untuk memastikan seluruh proses administrasi, kesehatan, dan transportasi berjalan tanpa hambatan.

Sinergi cepat terjadi di lapangan. Mulai dari koordinasi oleh KSOP Bintang 99, pemeriksaan kesehatan oleh Team Karantina Pelabuhan, hingga penjemputan dan pengantaran pasien dari rumah menuju pelabuhan yang difasilitasi oleh Ambulance Gratis AG Kota Batam.

> “Ini adalah contoh nyata kolaborasi kemanusiaan di Batam. Ketika KSOP, Pelabuhan, Karantina, dan relawan ambulance gratis bersatu, tidak ada pasien yang tertinggal. Semua dipermudah untuk mendapatkan haknya berobat,” tegas Dedek Wahyudi.

“Kami tidak akan berhenti. Selama masih ada warga Batam yang butuh didampingi untuk berobat,kami akan ada di garda terdepan. Ini komitmen sosial kami,” pungkasnya.

Dedek Wahyudi berharap aksi solidaritas ini dapat menjadi inspirasi bagi semua elemen di Kota Batam untuk terus peduli terhadap sesama.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *