KETUA PWO DWIPA KEPRI HANSMAN ERDIANTO: “GAS POL BEA CUKAI BATAM, SIKAT HABIS ROKOK ILEGAL!”

DPW PWO Dwipa Kepri siap mendukung penuh langkah Bea Cukai Batam dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal,” tegas Hansman,

Batam,nusantarainvestigasi.com – Perang terhadap rokok ilegal di Batam dapat amunisi baru. Ketua DPW Perkumpulan Wartawan Online [PWO] Dwipantara Kepri, Hansman Erdianto A.Md, menyatakan dukungan penuh dan tanpa syarat kepada KPU Bea dan Cukai Batam.

Alasannya tegas: memberantas rokok ilegal berarti menjaga hukum, melindungi usaha legal, dan mengamankan duit negara.

“DPW PWO Dwipa Kepri siap mendukung penuh langkah Bea Cukai Batam dalam melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal,” tegas Hansman, Selasa [30/6/2026].

*Bea Cukai Batam Tunjukkan Taring: Jutaan Batang Diamankan*

Dukungan itu muncul setelah Bea Cukai Batam mencatat sederet keberhasilan. Operasi patroli dan pengawasan di wilayah perbatasan membuahkan hasil: ratusan ribu hingga jutaan batang rokok tanpa pita cukai berhasil diamankan.

Salah satu operasi mematikan dilakukan lewat jalur laut. Petugas menggagalkan penyelundupan rokok ilegal dalam jumlah besar yang diduga siap diedarkan ilegal di Batam.

“Ini bentuk komitmen nyata dalam menjaga aturan, menciptakan iklim usaha yang sehat, melindungi masyarakat, serta mengamankan penerimaan negara dari sektor cukai,” ujar Hansman.

*Alasan Tegas PWO Dwipa: Rokok Ilegal Rugikan Semua*

Hamsan menyebut rokok ilegal adalah musuh bersama. Dampaknya berlapis:

1. *Jebol APBN*: Negara kehilangan penerimaan cukai miliaran rupiah.

2. *Matikan Usaha Legal*: Pengusaha rokok resmi yang bayar cukai kalah saing dengan bandit.

3. *Bahaya Konsumen*: Rokok tanpa pita cukai tidak diawasi standarnya, risiko ke kesehatan lebih tinggi.

“Upaya ini merupakan bentuk menjaga kepatuhan hukum serta memberikan perlindungan bagi pelaku usaha yang telah menjalankan kewajibannya sesuai aturan,” tegasnya.

*Seruan Wartawan: Edukasi + Penindakan Harus Jalan Bareng*

Hansman apresiasi kerja keras Bea Cukai. Tapi ia minta taji tetap tajam. “Semangat dan kerja keras Bea Cukai Batam harus terus dipertahankan. Tetap aktif melakukan pengawasan, penindakan dan edukasi kepada masyarakat agar peredaran rokok ilegal semakin ditekan,” tambahnya.

Sebagai organisasi pers, DPW PWO Dwipa Kepri juga ambil peran. Komitmennya: menyajikan informasi edukatif dan mendukung program pemerintah yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

Karena pemberantasan rokok ilegal bukan kerja satu pihak. Butuh sinergi pemerintah, aparat, pers, pengusaha, dan masyarakat.

Dengan Batam sebagai pintu perdagangan strategis, keberhasilan Bea Cukai adalah tameng terakhir APBN.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *