BATAM –Nusantarainvestigasi] Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta seluruh kader Partai Demokrat menjaga soliditas dan memperkuat konsolidasi organisasi sebagai modal utama menghadapi Pemilu 2029. Menurutnya, kekompakan internal menjadi syarat penting agar partai mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat di tengah tantangan nasional maupun global.
Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan sambutan secara virtual pada Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (7/6/2026).
Dalam sambutannya, AHY mengungkapkan dirinya baru kembali dari perjalanan dinas ke Rusia, meliputi Moskow dan St. Petersburg. Sekembalinya ke Indonesia, ia langsung berkomunikasi dengan Ketua DPD Partai Demokrat Kepulauan Riau, Aneng, untuk membahas kesiapan pelaksanaan Musda serta arah perjuangan partai dalam lima tahun mendatang.
Ia mengatakan pembahasan tersebut mencakup visi dan misi perjuangan, target-target politik, hingga strategi yang akan dijalankan untuk menghadapi kompetisi Pemilu 2029.
“Saya ingin mendengarkan kesiapan pelaksanaan musda hari ini, visi dan misi perjuangan lima tahun ke depan, target-target yang ingin dicapai, sekaligus tantangan yang akan dihadapi. Dari penuturan Pak Aneng, saya menangkap semangat dan keseriusan yang ditopang strategi yang mudah-mudahan efektif untuk membangkitkan Partai Demokrat dalam kompetisi politik tahun 2029 mendatang,” ujar AHY.
AHY juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DPD Demokrat Kepri, anggota DPRD, pengurus DPC, organisasi sayap partai, serta seluruh kader yang telah mempersiapkan Musda V.
Soroti dinamika geopolitik dunia
Dalam arahannya, AHY mengingatkan bahwa kader partai perlu memahami dinamika global karena perkembangan internasional dapat memberikan dampak langsung terhadap kondisi Indonesia, termasuk Kepulauan Riau.
Ia menyinggung konflik yang masih berlangsung di Rusia dan Ukraina serta ketegangan di kawasan Timur Tengah yang dinilai berpotensi memengaruhi rantai pasok global, harga energi, dan komoditas pangan dunia.
“Situasi dunia memiliki dampak serius terhadap negara-negara lain, termasuk Indonesia. Karena itu kita harus terus mengikuti perkembangan yang terjadi,” katanya.
Kepri dinilai memiliki posisi strategis
AHY menilai Kepulauan Riau memiliki posisi yang sangat strategis, baik dari sisi geopolitik maupun ekonomi. Letaknya di jalur pelayaran internasional Selat Malaka menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu kawasan penting dalam aktivitas perdagangan dunia.
Menurutnya, sekitar 70 persen perdagangan dunia melintasi Selat Malaka yang menghubungkan kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah hingga Eropa dan Afrika.
Selain itu, Kepri berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia serta memiliki wilayah Natuna yang berada di kawasan strategis Laut Tiongkok Selatan dan kaya akan sumber daya alam.
“Oleh karena itu, Kepulauan Riau menjadi begitu strategis, baik secara geopolitik maupun ekonomi. Maka tugas kita semua adalah mempertahankan semua sumber daya yang kita miliki sekaligus mendayagunakannya sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
AHY menambahkan bahwa pembangunan di Kepri harus mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
“Jangan sampai pertumbuhan yang tinggi justru menyisakan ketimpangan dan kemiskinan. Ini pekerjaan besar yang harus dipikul bersama oleh seluruh elemen bangsa, termasuk kader-kader Partai Demokrat,” ujarnya.
Musda jadi momentum konsolidasi
Pada bagian akhir pidatonya, AHY menegaskan bahwa Musda V Demokrat Kepri harus menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi, bukan ajang persaingan internal. Ia mengangkat tema Musda, “Konsolidasi Demokrat, Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan.”
Menurut AHY, soliditas merupakan fondasi utama dalam perjuangan politik.
“Tanpa soliditas, tanpa kekompakan, tanpa kerja sama dan kesetiaan terhadap partai, maka kita akan lemah. Kita sulit mewujudkan aspirasi rakyat jika terpecah belah. Perbedaan adalah sesuatu yang wajar, tetapi keberagaman itu harus mampu kita kelola menjadi kekuatan bersama,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh kader Demokrat di Kepulauan Riau untuk terus menjaga persatuan, memperkuat organisasi, serta bekerja bagi kepentingan rakyat demi meraih kemenangan pada kontestasi politik mendatang.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, mengapresiasi pelaksanaan Musda V Demokrat Kepri yang dinilainya berlangsung tertib, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.
Ia menegaskan Demokrat Kepri akan terus membangun sinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat guna mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.













