Batam,nusantarainvestigasi.com, 11 Mei 2026 – (Korlab) Tanjung Riau dan Korwil Sekupang menggelar aksi dukungan moral bagi warga Kampung Tua Batu Merah, Kelurahan Batu Merah, Batam.
Dukungan ini muncul merespons dugaan intimidasi oleh oknum perusahaan terhadap warga setempat terkait sengketa tanah.
Arba Udin atau biasa di panggil Udin Pelor, mengecam keras cara-cara premanisme yang diduga dilakukan perusahaan. “Baik, ini dalam rangka mendukung perjuangan sosodara kita, kampung tua yang berada di Kelurahan Batu Merah.
Karena ada oknum perusahaan yang mengintimidasi seolah tidak bertuan pula tanah ini,” ujar Udin saat diwawancarai di lokasi, Senin (11/5).
Ia menegaskan agar perusahaan bertindak santun dan bijak. “Jadi saya minta kepada perusahaan: Jangan mengintimidasi sosodara kita dengan membawa cara-cara premanisme, santun dan bijak. Ini tanah Melayu, tanah beradab, tanah di mana maruah dan adat itu dijaga.
Kearifan lokal itu masih kental. Ingat, semakin kalian menjolimi masyarakat, nanti kata orang Melayu itu hati-hati kena tulah,” tegas Udin.
Aksi dukungan ini diikuti sekitar 40 orang dari tiga kampung tua di Sekupang, yakni Patam, Mentarau, dan Tanjung Riau. “Alhamdulillah kami membawa sekitar hampir 40 orang juga untuk mendukung saudara kita di sini, kampung tua Batu Merah.
Kami di sini hanya memberikan dukungan moral, support, untuk semangat bersatu. Harus sama-sama kita bersama berjuang,” lanjutnya.
Udin menambahkan, beberapa kampung tua lain di Kota Batam juga turut hadir.
“Beberapa kampung-kampung tua juga yang ada di kota Batam yang hadir juga. Kalau saya mewakili Sekupang, Sekupang ada tiga kampung tua, Patam, Mentarau, dan Tanjung Riau. Inilah kita hadir lengkap,” katanya.
Lokasi sengketa disebutkan mencakup area dari depan kantor lurah batu merah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum dapat dikonfirmasi untuk tanggapannya.
Warga Kampung Tua Batu Merah sebelumnya mengeluhkan intimidasi yang mengancam keberadaan kampung adat mereka.













