Deliserdang,nusantarainvestigasi.com – Pangdam I/BB Mayjen Hendi Antariksa diminta memeriksa anggotanya Koptu JS yang berdinas di Siantar. Pasalnya, Koptu JS disinyalir mengakomodir Judi Tembak Ikan dan Togel di 7 Kabupaten di Sumut. Masyarakat mulai Gerah dengan kelakuan Koptu JS yang berlawanan arah dengan Sumpah Prajurit. Apalagi dia berdinas di Siantar namun sering keluar. Senin (25/5/2026)
Data di lapangan, warga Keturunan Thionghoa AK diduga memiliki bisnis Judi yang besar di Sumut. Untuk memuluskan kejahatannya, AK memakai JS di lapangan agar bisnis judinya lancar. Ironisnya, JS mengikuti perintah AK, bukan perintah Pangdam I/BB. Sepak terjang oknum tersebut sudah mulai Melampaui batas. Masyarakat resah. JS dkk secara terang-terangan terjun langsung menjaga Judi.
Bahkan, Oknum tersebut sering terlibat Cekcok dengan sesama Tentara dan mengancam akan memindahkannya ke luar Sumut (Mutasi) apabila tidak sejalan dengannya. Hal inilah yang membuat suasana di lapangan tidak kondusif.
IMIGRASI BATAM GELAR EAZY PASSPORT SERENTAK DI EMPAT LOKASI
“JS sering mengintimidasi Jurtul agar menyetor ke bandar judi, AK ,” ujar sumber di Lapangan.
Info lain beredar, terjadi insiden tragis yang mengakibatkan meninggalnya seorang warga sipil akibat serangan jantung di sebuah warung kopi (warkop) di seputaran wilayah Tembung, Kabupaten Deli Serdang.
Rombongan itu menggebrak meja dan diduga memamerkan senjata api, yang memicu kepanikan luar biasa di lokasi kejadian.
Informasi dari Masyarakat mengaitkan aksi ini dengan dugaan manuver pengamanan teritori sindikat perjudian toto gelap (togel) ilegal. Diduga yang terlibat Yoga alias Syah, Jakson alias alias Morang yang diduga kuat terkait dengan jaringan perjudian di bawah kendali AK.













