PLN Batam Mulai Pembangunan PLTGU Batam #1 120 MW, Perkuat Sistem Kelistrikan dan Dorong Ekonomi

Mari kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh pekerjaan proyek ini dapat berjalan lancar sesuai harapan,” ujar Dinda.

nusantarainvestigasi.com,Batam – PT PLN Batam resmi memulai tahapan penting konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Batam #1 berkapasitas 120 MW yang ditandai dengan seremoni first piling pada 28 Januari 2026. Proyek strategis ini diharapkan memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam.

Kegiatan first piling tersebut dihadiri jajaran manajemen PT PLN Batam dan para pemangku kepentingan terkait, di antaranya Komisaris PT PLN Batam Usep RS, Direktur Operasi PT PLN Batam Dinda Alamsyah, Vice President Manajemen Proyek PT PLN Batam Untung Budi Widodo, serta General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk Anjangsono.

Turut hadir Project Manager JO PTPP–Atamora–SPS Muhammad Ali, Direktur Utama PT Pratama Widya selaku subkontraktor pemancangan Andreas Widatama, serta unsur sosial masyarakat melalui kehadiran Pimpinan Yayasan Panti Asuhan Askhabul Yamin, Asep Yaya.Direktur Operasi PT PLN Batam, Dinda Alamsyah, menyampaikan bahwa seremoni first piling ini menjadi penanda dimulainya babak baru pembangunan PLTGU Batam #1 yang ditargetkan selesai pada Maret 2028.“Hari ini kita bersama-sama memulai tahapan first piling Proyek PLTGU Batam #1.

Mari kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh pekerjaan proyek ini dapat berjalan lancar sesuai harapan,” ujar Dinda.Menurutnya, PLTGU Batam #1 merupakan bagian dari strategi PLN Batam menjawab pertumbuhan kebutuhan listrik di Batam yang terus meningkat seiring perkembangan kawasan industri, bisnis, dan jasa.“Demand kelistrikan di Batam sangat luar biasa.

Dengan hadirnya PLTGU Batam #1, sistem kelistrikan Batam akan semakin kuat, andal, dan mampu mendukung peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

General Manager Divisi EPC PT PP (Persero) Tbk, Anjangsono, menegaskan bahwa seremoni first piling menandai dimulainya fase konstruksi yang krusial bagi kelanjutan proyek.“Saat ini kita memasuki babak baru pemancangan yang ditandai dengan seremoni hari ini. Kami mohon doa dan dukungan dari semua pihak agar proyek ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi nyata bagi Kota Batam,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh kegiatan konstruksi akan dijalankan dengan mengedepankan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama di lapangan.“Kami berkomitmen untuk menjalankan proyek ini dengan memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja dalam setiap tahapan pelaksanaan,” tegasnya.

Melalui pembangunan PLTGU Batam #1 berkapasitas 120 MW ini, PLN Batam menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan, mendorong iklim investasi yang kondusif, serta memperkuat fondasi pembangunan ekonomi daerah demi peningkatan kesejahteraan masyarakat Batam.

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *