Batam-Nusantarainvestigasi] Memasuki hari kedua pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026, Satgas TMMD Kodim 0316/Batam bersama masyarakat melanjutkan pengerjaan sasaran fisik pembangunan jalan di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pagi untuk memastikan kesiapan personel sebelum melanjutkan pekerjaan di lapangan. Setelah apel, anggota Satgas TMMD bersama warga langsung melaksanakan pembongkaran mal pada bagian yang telah selesai dikerjakan serta pemasangan mal untuk tahapan pengecoran berikutnya.
Pengerjaan tersebut berlangsung dengan semangat kebersamaan. Personel TNI dan masyarakat terlihat saling membantu, membagi tugas, serta bekerja secara bergotong royong demi mendukung kelancaran pembangunan jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD.
Pemasangan Mal Menentukan Bentuk dan Kualitas Jalan
Pemasangan mal merupakan salah satu tahapan penting dalam pekerjaan pengecoran jalan beton. Mal berfungsi sebagai cetakan atau pembatas sementara yang menjaga adukan beton tetap berada pada area yang telah ditentukan selama proses pengecoran hingga beton cukup kuat mempertahankan bentuknya.
Melalui pemasangan mal yang tepat, lebar dan bentuk badan jalan dapat dijaga sesuai perencanaan. Mal juga membantu mempertahankan batas pengecoran agar hasil pekerjaan lebih rapi, sekaligus mendukung keseragaman dimensi jalan.
Karena itu, pemasangan mal membutuhkan ketelitian, mulai dari penempatan, penyelarasan, hingga memastikan cetakan terpasang dengan kokoh. Persiapan yang baik akan membantu mengurangi risiko perubahan bentuk cetakan akibat tekanan adukan beton saat pengecoran berlangsung.
Pembongkaran mal yang telah selesai digunakan juga menjadi bagian dari tahapan pekerjaan. Proses tersebut dilakukan sesuai kondisi dan kebutuhan lapangan agar cetakan dapat dimanfaatkan kembali pada bagian jalan berikutnya tanpa mengganggu kualitas beton yang telah dicor.
Dengan tahapan kerja yang terencana, pembangunan jalan di Kavling Mangsang Maju diharapkan menghasilkan infrastruktur yang lebih tertata dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Satgas dan Warga Kompak, Gotong Royong Percepat Pekerjaan
Kaur Bakti Kodim 0316/Batam, Kapten Inf Suhendri Mulyadi, turut hadir dalam kegiatan pengerjaan bersama personel Satgas TMMD dan warga.
Kekompakan yang terlihat di lokasi menjadi gambaran nyata keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayahnya. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam proses pengerjaan bersama prajurit TNI.
Semangat gotong royong tersebut menjadi modal penting untuk menjaga kelancaran pekerjaan. Melalui koordinasi dan pembagian tugas yang baik, setiap tahapan pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih terarah dengan tetap memperhatikan ketelitian dan kualitas hasil pekerjaan.
Kehadiran masyarakat juga memperlihatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya sarana dan prasarana, tetapi turut didukung oleh partisipasi serta kepedulian warga terhadap kemajuan lingkungan mereka.
TMMD Bangun Infrastruktur Sekaligus Kebersamaan
Pelaksanaan TMMD ke-130 di Kelurahan Mangsang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui pekerjaan yang dilakukan bersama, terbangun komunikasi, rasa saling percaya, dan semangat untuk menyelesaikan pembangunan demi kepentingan bersama. Kebersamaan tersebut menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus diperkuat melalui program TMMD.
Pembangunan jalan di Kavling Mangsang Maju diharapkan dapat menunjang mobilitas warga serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setelah pekerjaan rampung.
Memasuki hari kedua, Satgas TMMD Kodim 0316/Batam bersama warga terus menjaga semangat dan kekompakan dalam setiap tahapan pengerjaan. Mulai dari persiapan cetakan hingga proses pengecoran, ketelitian dan kerja sama menjadi bagian penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas.
Bagi Satgas TMMD dan masyarakat Mangsang Maju, pemasangan mal bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan bagian dari proses bersama untuk membangun jalan yang lebih baik sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.













