Batam,nusantarainvestigasi.com – Memasuki musim hujan, Kota Batam diingatkan untuk waspada terhadap bahaya banjir dan longsor. Dedek Wahyudi, Kepala Divisi Humas dan Publikasi DPP PWO DWIPA, menegaskan pentingnya tindakan tegas pemerintah terhadap pelaku cut and fill yang marak terjadi di wilayah ini.”Dalam kondisi kota-kota lain tengah berjuang menghadapi bencana alam, kita tidak boleh lengah. Batam harus aman dari potensi banjir dan longsor. Sayangnya, ulah pengusaha nakal yang melakukan cut and fill membahayakan keselamatan warga dan lingkungan,” tegas Dedek Wahyudi, Selasa (2/12).
Cut and fill adalah praktik pengurukan dan pemotongan tanah yang tidak sesuai aturan, dan dapat memperparah risiko bencana terutama saat curah hujan tinggi. Menurut Dedek, langkah preventif dari pemerintah sangat dibutuhkan agar kerusakan lingkungan dapat diminimalisir dan keselamatan publik terjaga.
PWO DWIPA juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi kegiatan pembangunan agar tetap mematuhi regulasi lingkungan. Dedek mengingatkan, mitigasi bencana bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Pemerintah Kota Batam diharapkan segera meningkatkan pengawasan serta memberikan sanksi tegas kepada pelaku cut and fill agar musim hujan tidak berujung pada bencana yang merugikan banyak pihak.( Red )













