BATAM – Di balik pembangunan infrastruktur yang sedang dikerjakan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0316/Batam, terdapat tujuan besar yang ingin diwujudkan, yakni menghadirkan perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat.
Untuk memastikan tujuan tersebut tercapai, Pasiter Kodim 0316/Batam Mayor Cke Tidar Arga Lisa mendampingi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) bersama rombongan meninjau langsung lokasi pengerjaan TMMD di Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Rabu (4/11/2026).
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kaur Bakti Kodim 0316/Batam Kapten Inf Hendri Mulyadi.
Dalam kunjungan itu, rombongan melihat secara langsung kondisi lapangan dan perkembangan pengerjaan sasaran fisik yang menjadi bagian dari program TMMD.
Peninjauan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk melihat apakah pembangunan yang sedang berlangsung telah berjalan sesuai perencanaan dan menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan tersebut.
Mayor Cke Tidar Arga Lisa mengatakan, kegiatan peninjauan memiliki arti penting karena pembangunan harus dilihat dari fungsi dan manfaatnya, bukan hanya dari proses penyelesaian pekerjaan.
“Tujuan kita adalah memastikan seluruh pekerjaan TMMD berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, penting bagi kita untuk melihat langsung kondisi di lapangan, sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, program TMMD merupakan bentuk keterlibatan TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan wilayah, khususnya melalui peningkatan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Menurutnya, pembangunan akses jalan dan fasilitas pendukung lainnya memiliki peran penting dalam kehidupan warga. Infrastruktur yang memadai dapat membantu memperlancar mobilitas, memudahkan aktivitas sehari-hari, serta mendukung perkembangan lingkungan.
Membangun Infrastruktur, Menghadirkan Kemudahan
Mayor Cke Tidar Arga Lisa menuturkan, pembangunan yang sedang dilaksanakan Satgas TMMD bersama masyarakat diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan infrastruktur di wilayah Mangsang Maju.
Ia berharap, setelah pekerjaan selesai, warga dapat merasakan kemudahan dalam menjalankan berbagai aktivitas, baik untuk kepentingan sosial maupun ekonomi.
“Jangan sampai pembangunan hanya terlihat bagus secara fisik, tetapi tidak memberikan manfaat. Kita ingin hasil TMMD ini benar-benar bisa digunakan masyarakat, membantu aktivitas mereka, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antara TNI dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Melalui koordinasi dan peninjauan bersama, setiap pihak dapat melihat kondisi sebenarnya sehingga pelaksanaan pembangunan tetap memperhatikan tujuan yang telah ditetapkan.
Gotong Royong Menjadi Kekuatan Pembangunan
Di sisi lain, keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan TMMD menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program tersebut.
Kebersamaan antara personel Satgas dan warga memperlihatkan bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.
Semangat gotong royong inilah yang diharapkan terus tumbuh, bahkan setelah seluruh pekerjaan TMMD selesai.
Mayor Cke Tidar Arga Lisa berharap masyarakat dapat menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga oleh generasi berikutnya.
“Harapan kami, apa yang dibangun melalui TMMD ini bisa dijaga bersama. Ketika TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berjalan bersama, pembangunan akan lebih mudah diwujudkan dan manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” ungkapnya.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0316/Batam berupaya menghadirkan pembangunan yang tidak berhenti pada perubahan kondisi fisik wilayah. Lebih dari itu, program ini diharapkan membuka akses yang lebih baik, memperkuat kebersamaan, serta memberikan kesempatan bagi masyarakat Mangsang Maju untuk berkembang.
Sebab, pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya tentang apa yang berhasil dibangun, melainkan tentang kemudahan, harapan, dan perubahan kehidupan yang dirasakan masyarakat.













