Di Balik Perjuangan Satgas TMMD ke-130, Serka Sukamat Siaga Jaga Kesehatan Prajurit: Jangan Tunggu Sakit Baru Ditangani

Saat prajurit berjibaku menyelesaikan pembangunan jalan di Kavling Mangsang Maju, tim kesehatan hadir memastikan kondisi fisik personel tetap terpantau. Serka Sukamat menegaskan, kesehatan dan keselamatan anggota menjadi prioritas agar pengabdian kepada masyarakat tidak terhambat oleh gangguan kesehatan maupun kecelakaan kerja.

BATAM – Perjuangan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0316/Batam tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik, tetapi juga kesiapan kesehatan setiap prajurit. Di tengah pekerjaan pembangunan jalan yang menguras tenaga, perhatian terhadap kondisi tubuh personel menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

Kesadaran itulah yang mendorong tim kesehatan Satgas TMMD ke-130, Serka Sukamat, terus melakukan monitoring terhadap kondisi anggota yang bertugas di lokasi pembangunan, Kavling Mangsang Maju, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Selasa (3/11/2026).

Di saat sebagian prajurit berkutat dengan adukan semen, meratakan beton, mengangkut material, dan menyelesaikan sasaran fisik lainnya, Serka Sukamat memastikan kondisi kesehatan mereka tetap mendapatkan perhatian.

Baginya, jangan sampai semangat menyelesaikan pekerjaan membuat prajurit mengabaikan kondisi tubuh sendiri.

Pekerjaan fisik yang dilakukan setiap hari tentu membutuhkan stamina. Belum lagi kondisi medan yang terkadang sulit, cuaca panas, serta aktivitas yang berlangsung cukup panjang. Semua itu berpotensi menyebabkan kelelahan apabila tidak diimbangi dengan istirahat dan perhatian terhadap kesehatan.

“Sebagai tim kesehatan, tugas kami memastikan kondisi anggota Satgas tetap terpantau. Kami melakukan monitoring agar apabila ada anggota yang mengalami gangguan kesehatan, kelelahan, atau kecelakaan kerja, bisa segera diketahui dan mendapatkan penanganan,” ujar Serka Sukamat.

Siaga Memberikan Pertolongan Pertama

Serka Sukamat menjelaskan, keberadaan tim kesehatan bukan hanya untuk melakukan pemeriksaan ketika ada prajurit yang sakit. Lebih dari itu, tim kesehatan harus selalu siap memberikan pertolongan pertama apabila terjadi kondisi darurat di lokasi pekerjaan.

Menurutnya, kecelakaan kerja maupun gangguan kesehatan dapat terjadi kapan saja, terutama ketika personel sedang melaksanakan pekerjaan fisik dengan tingkat aktivitas tinggi.

Karena itu, kecepatan penanganan menjadi hal penting agar kondisi anggota tidak semakin memburuk.

“Kami harus selalu siap. Apabila ada anggota yang mengalami kecelakaan saat bekerja atau tiba-tiba sakit, pertolongan pertama harus segera diberikan. Jangan menunggu kondisinya semakin parah baru dilakukan penanganan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para prajurit untuk selalu memperhatikan kondisi tubuh masing-masing. Apabila merasa kurang sehat, pusing, kelelahan, atau mengalami keluhan lainnya, anggota diminta segera melapor kepada tim kesehatan.

Menurutnya, melaporkan kondisi kesehatan bukan berarti mengurangi semangat pengabdian. Justru langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan rekan sesama prajurit.

Pengabdian Harus Berjalan Bersama Kepedulian

Di lokasi TMMD, setiap prajurit memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan yang telah dipercayakan. Namun, di balik target pembangunan tersebut, ada manusia yang harus dijaga kesehatan dan keselamatannya.

Serka Sukamat menyadari bahwa kondisi fisik yang sehat merupakan modal utama bagi anggota Satgas untuk terus bekerja secara maksimal.

Karena itu, monitoring kesehatan akan terus dilakukan selama kegiatan TMMD berlangsung. Tujuannya agar setiap personel dapat menjalankan tugas dengan kondisi yang terjaga dan mendapatkan penanganan secepat mungkin apabila membutuhkan bantuan medis.

Kehadiran tim kesehatan juga menjadi pengingat bahwa perjuangan membangun desa bukan semata-mata tentang menyelesaikan pekerjaan fisik.

Ada kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab untuk menjaga satu sama lain.

Sebab, jalan yang dibangun Satgas TMMD ke-130 nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang. Namun, kesehatan prajurit yang mengerjakannya juga harus tetap menjadi prioritas.

Bagi Serka Sukamat, memastikan prajurit tetap sehat adalah bagian dari pengabdian itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *